Hal-hal yang harus kamu ketahui sebelum membeli proyektor No ratings yet.

Selamat pagi, sore, malam mas dan mbak, gimana kabarnya ni?, semoga baik dan bahagia ya mas dan mbak. Kali ini kita dari kahyangan multimedia ingin meberikan beberapa tips-tips buat mas dan mbak yang lagi pengen beli atau hanya sekedar milih-milih proyektor yang mau di pakai. Atau mungkin bagi mas dan mbak yang belum pernah tau apa sih sebenarnya proyektor itu?, semoga saja deh pemaparan artikel ini bisa menjadi usulan, masukan atau pertimbangan buat mas dan mbak yang pengen beli proyektor atau hanya sekedar pemakain saja.

 

Sebelum ke tips-tips yang akan kita paparkan, kira-kra mas dan mbak udah tau belum, siapa sih sebenarnya yang suka menggunakan proyektor?

 

Versi anak kuliahan

Kalau anak kuliahan pasti jawabnya gini “ya, yang makai sih para dosen dan mahasiswa mas, kan biasanya buat presentasi gitu, kalau tidak yah buat acara seminar atau bedah buku, atau bisa juga buat anak-anak KKN yang lagi sosialisasi acara di desa kan keren tuh, itu sih mas yang aku tau”.

 

Versi Pejabat kantoran

“Biasanya sih yang makai proyektor itu yah bapak-bapak atau utusan dari daerah yang diberiakan tugas untuk mensosialisasikan program-progam kantor dari atasan, atau mungkin buat rapat kordinasi antara pejabat, itu sih jawaban versi saya yah mas, soalnya sayabiasanya ikut rakor gitu ada proyektor dan layarnya, jadi rapat nya itu terkesan hidup gitu, ada grafik-grafik yang di tampilkan gitu, jadi lebih mudah difahami mas, dan lebih menarik perhaitan juga mas”.

 

Versi Masyarakat desa

“Wah mas, kalau ditanya gitu sebenernya sih agak kurang faham, proyektor itu yang buat layar tancep itu kan mas?. Kalau itu sedikit tau mas, biasanya kalau di desa mas itu dipakai buat acara pentas wayang mas, jadi yang duduk-duduk dibelakan itu bisa liat dalang sama wayangnya jelas, apa lagi yang datengnya terlambat kan musti dapet tempat yang terbelakang mas. Biasanya saya liat gituan juga ada di kawinan tetangga, ada filem filem nya gitu lho mas, yang muncul gambar mantennya. Wah sekarang itu emmang canggih yah mas, di shoting shoting gitu langsung masuk layar, kaya main filem ajah yang kesoting..heheheh.”.

 

Versi Fans Sepak bola

 

“Biasanya sih pas lagi nonton bola gitu mas, apalagi pas final gitu, temen temen kontrakan itu nyari proyektor sama layarnya, katanyaa sih biar nontonnya lebih asik dan lebih puas, coba mas nya nonton pertandingan sepak bola, abis itu nontonnya di tv yang kecil udah gitu yang nonton banyak, ya kayak kembali kejaman 80an mas, kurang puas mas rasanya, tapi sekarang jaman udah canggih, kalau nonton pertandingan bola udah gitu tim sepak bola yang kita sukai lagi main, wah g perlu pakai lama lah mas, kita biasanya langsung minjem proyektor plus layarnya, sambil beli makanan ringan gitu, serasa kayak di stadion, puas banget mas kalau nonton bareng pakai proyektor mas”.

 

Versi Pegawai di Cafe

 

“Mas aku boleh cerita dikit, Dulu cafe yang aku buka ini belum terlalu rame mas, abis ntu kita nyoba buat ndatengin para musikus buat ngiringin lagu buat para pendatang, ya lumayan sih pendatangnya, abis itu ada beberapa pengunjung yg nanyain, mas disini ada proyektor sama screen g? Kita mau ada acara training nih di cafe cafe. Aku jawab “belum ada mas” padahal sih itu trainingnya lumayan, bisa berbulan bulan gitu. Besoknya lagi ada yang nanya mas, nanyanya gini “mas di cafe ini besok pas final piala dunia ada nobar apa nggak?. Wah jawabku belum ada, abis itu aku mikir mas, sepertinya kalau diadakan proyektor boeh juga nih cafe, tp kalau beli mahal juga, eh ternyata ada tempat persewaan proyektor mas, ya udah abis itu setiap ada pertandingan bola, aku sewa proyektor gitu mas, walaupun aku g suka bola sih..heheh..plus sama kayak ada yang mau meeting gitu atau training kita bisa bantu nyariin proyektor dll”.  

 

Versi Event Organizer

“Mas ini ada-ada aja nanya pemakain proyektor hehehe, biasanya sih aku makainya di event event pentas seni, acara reunian, pagelaran seni, panggung gembira, theater gitu mas.  Ada yang layar dipasang di background, ada yang di samping kanan dan kiri background ada juga yang di pasang jauh dibelakan bagian operator sama di belakang panggung, kalau yang di backgroun biasanya kita pakai buat nampiliin hal hal yang berkaitan sama acaranya mas kayak Drama Multimedia gitu mas, kalau yang ditaruh di belakang operator gitu biasanya buat para penonton yang datang terlambat gitu mas, kalau yang di belakang panggung atau background biasanya buat event organiser yang bertanggung jawab di balik layar, tujuannya buat sinkronissi acara antara yang bertugas di operator sama yang di belakang panggung mas. Biasanya juga kita pakai buat video maping gitu yang proyektornya itu di tembakkan ke gedung. Mas nya pasti udah pernah liat video maping kan..hehehhe”.

 

Versi orang hotel

“Ouh orang yang gunain proyektor yah mas, kalau di hotel sih biasanya kalau ada acara nikahan gitu mas di ballroom,atau acara rakernas dari kementerian, pernah lho mas hotel kami dipakai sama kemendagri untuk acara rakernas apa gitu, menegani pembagunan, dan itu mas butuh sekitar 32 proyektor sama layarnya, kebayang ndak mas, di ballroom hotel di pasang segitu banyak proyektor sama screennya. Kalau di hotel di tanya punya apa nggak sih, jawabannya pastinya nggak, hotel sih punya tapi paling cuma satu, kalau untuk segitu banyaknya ish g punya. Ya akhirnya kita cari tempat persewaan proyektor, eh ternyata ada di jogja, ya jadi enak mas, hotelnya kepakai, dan menambah kepercayaan juga hotelnya buat ngadain event event gede yang butuh banyak proyektor”

 

Ok mas dan mbak, gimana udah tau kan jawaban dari beberapa temen-temen yang udah ngerasain enaknya pakai proyektor dan screennya. Ya semoga ajah itu jadi inspirasi buat mas dan mbak semuanya. Ok mas dan mbak kita langsung ke pembahasan intinya, yaitu hal-hal yang perlu di ketahui sebelum membeli proyektor, yuk kita simak bareng-bareng.

 

1.Kebutuhan

Ketika mas-mas dan mbak-mbaknya berbicara tentang membeli proyektor berdasarkan kebutuhan pastinya tidak terlepas dengan namanya tujuan. Kita samakan saja antara kebutuhan dan tujuan walaupun secara istilah arti dari kedua kata ini memiliki arti yang berbeda hehe. Tetapi di sini, kedua istilah ini memiliki makna yang merujuk ke suatu konteks yang sama yaitu salah satu poin yang harus diperhatikan ketika membeli proyektor ialah mas-masnya harus mengetahui kebutuhan atau tujuan mas-mas nya membeli proyektor. Tujuan ini disesuaikan dengan situasi mas-masnya. Saya ambil contoh ketika masnya mau membeli proyektor untuk presentasi berarti tidak perlu membeli proyektor dengan kapasitas lumens yang tinggi. Sedangkan jika tujuannya membeli proyektor untuk kegiatan-kegiatan besar tandanya mas-masnya harus membeli proyektor dengan lumens yang cukup tinggi mungkin kisaran 5000-10.000 lumens. Tapi ala ma haha harganya selangai, 1 buah proyektor dengan lumens yang tinggi bisa kisaran 15-25 juta. Harga yang terbilang wah pastinya secara gaji pegawai aja cuman berapa di bawa 5 juta jadi boro boro bisa beli yang harga segituan. Kalaupun mau beli kayaknya harus gadai motor sama bareng-bareng berharga dulu ni hahaha I was just kidding.

 

3.Tempat pemakaian

 

Beberapa hal sebelum membeli proyektor ada pertanyaan mendasar. Dimana sih mas dan mbak mau memasang proyektor ? mas dan mbak perlu memperhatikan ruangan, atau lokasi pemasangan karena setiap proyektor mempunyai kelebihan atau kemampuan yang tidak sama, sehingga penempatanpun berbeda-beda.  Contoh yang paling mudah adalah jika ruangan kecil, mas dan mbak bisa memilih proyektor short throw, proyektor ini dapat memperoyeksikaan video atau gambar dengan jarak yang dekat sampai satu meteran. Jika mas dan mbak butuh untuk theater, mas dan mbak bisa memilih proyektor yang mempunyai lumens besar seperti proyektor yang memiliki 10.000 ansi lumens dan sebagainya. Beda lagi dengan ruangan kuliah, bisa menggunakan proyektor yang memiliki ansi lumens 2500 lumens. Jadi beda proyektor beda pula tempat pemakaian.

 

4.Tipe

 

Banyak tipe yang ditawarkan para penjual proyektor, setidaknya mas dan mbak mengerti sedikit atau banyak beberapa tipe proyektor. Ada beberapa tipe proyektor yang sudah beredar dikalangan masyarakat umum, yaitu LCD, DLP, CRT dan LCoS. setiap dari tipe proyektor ini memiliki kelebihan atau keunggulan serta mempunyai kelamahan masing-masing sesuai dengan kebutuhan yang sudah kita paparkan di awwal tadi. Ok mas dan mbak berikut akan kami kupas tuntas mengenai perbedaan antara tipe tipe proyektor tersebut

 

  1. Linquid Crystal Display [LCD]

Linquid Crystal Display atau yang biasa kita denger LCD, tipe proyektor ini sangat umumdipakai oleh hampir semua kalangan, selain sifatanya yang portable baget jadi mudah dibawa kemanapun kita mau, juga harganya yang terjangkau oleh semua kalangan. Dari sini bisa dilihat kan, salah satu keunggulan selain portable harga juga terjangkau.

 

Bisa kita ketahui, proyektor tipe ini menggunakan LED backlight, yang mana dari LED backlight ini akan menghasilkan gambar atau video yang terang dan jelas. Proyektor tipe ini mempunyai 3 panel LCD dan setiap panelnya mewakili warna-warna dasar, sedangkan untuk sumber cahaya, proyektor ini mempunyai satu sumber cahaya, artinya pengguna tidak perlu mengatur cahayanya seperti pengaturan di tipe proyektor lainnya

 

Proyektor tipe ini mempunyai tingkat keakurasian yang baik, namun bila tempat atau bidang untuk meproyeksikan gambar atau video terllau besar, mungkin akan sedikit memudar. Dari sini kita mendapatkan gambaran bahwasannya proyektor tipe ini cocok atau pas banget digunakan di runag yang tidak terlalu besar seperti ruang rapat, ruang kelas atau home theater. Jika ingin menggnakan di tempat yang lebih luas atau lebar, maka disarankan agar mencari proyektor yang memiliki lumens yang besar juga, agar gambar dan video akan tetap stabil dan tidak kabur.

 

  1. Digital Light Processing [DLP]

Teknologi digital adalah pilihan yang digunakan untuk mendapatka proyeksi gambar Tipe proyektor Digital Light Processing atau DLP . input video atau gambar akan dikonversikan menjadi data digital kemudian disave didalam hardisk. Kemudian hasil daripada konversi tadi diproyeksikan ke layar yang sudah disiapkan.

 

Untuk mendapatkan tingkat akurasi warna yang sempurna, diperlukan power yang lebih sedikit, dan kontras kecerahan yang tinggi. Untuk saat ini teknologi digital light processing ini paling banayk peminatnya adala orang rumahan yang dijadikan sebagai hometheater.

 

  1. Cathode Ray Tube [CRT]

Tipe proyektor ini memiliki body atau bentuk yang bisa dibilang besar, dengan tiga lensa untuk mewakili dari masing-masing warna dasar, yaitu warna hijau, biru dan merah. Ketiga lensa itu disatugan atau digabungkan dengan pembesar cahaya yang mana memproyeksikan video berwarna atau gambar berwarna ke layar lebar di suatu ruangan. Dengan dipadukan sirkuit video yang akurat, kombinasi lennsa dan ukuran CRT, proyektor CRT ini dapat menghasilkan video atau gambar berwarna dengan resolusi tinggi.

 

Beberapa kelebihan dari proyektor ini adalah mas dan mbak bisa mendapatkan resolusi yang tinggi untuk menghasilkan gambar yang sempurna. Dan juga proyektor tipe seperi ini dapat menghasilkan warna hitam sehitam hitamnya melebihi proyektor lainnya. Selain kedua ini, proyektor tipe ini mempunyai daya tahan sampai 20.000 jam pemakaian. Kalau dilihat dari ukuran pemakaian, sangant jauh sekali dengan proyektor tipe lain yang hanya digunakan rata-rata 1.000 hingga 2.000 jam saja sebelum beberapa komponen dan lensa diganti.

 

Kalau di simak dengan jelas dan seksama, banyak keunggulan yang dimiliki oleh proyektor tipe ini, berbanding lurus dengan harganya yang sangat mahal, sehingga rata-rata pemakainya atau konsumennya adalah korporat, yang mana memiliki anggaran yang lebih, dan pastinya proyektor ini digunakan diruangan yang luas dan gelap tentunya agar mndapatkan tampilan gambar yang sempurna.

 

Tak sampai disitu saja, diharapkan operator yang menangani proyektor ini adalah seorang ahli yang dapat menggabungkan tiga lensa pada proyektor Cathode Ray Tube [CRT] untuk mendapatkan hasil yang optimal. Misal, ada satu lensa saja yang kurang seimbang, maka gambar yang di proyeksikan tidak akan membentuk gambar atau video yang baik. Kombinasi antara ketiga lensa tersebut harus benar-benar diperhatikan sehingga mendapatkan warna dan kecerahan yang masimal.

 

5.Kondisi

Biasanya untuk proyektor baru yang disediakan oleh toko pastinya memiliki kondisi yang masih sangat baik. Tetapi jangan lengah karena bisa saja ada barang yang tidak sempurna, karena jarang diperhatikan. Walaupun jika kita membeli barang baru pasti ada garansinya tetapi baik nya untuk memilih barang yang benar benar baik, karena sayang jika garansinya diklaim begitu saja karena kesalahan kita yang tidak jeli dalam memilih barang. Karena biasanya garansi dipakai jika barang memang benar benar rusaknya parah. Mas dan mbak harusnya bisa memilih kondisi proyektor yang baru itu bagaimana, nah selanjutnya jika mas dan mbak pengen membeli proyektor yang bekas saja karena budget yang tidak begitu banyak kami punya sedikit info.

 

Saat pengen membeli proyektor bekas disarankan untuk berhati hati dan mengeceknya dengan sungguh teliti karena jika tidak mas dan mbak nanti bisa salah beli proyektor atau tidak mendapat proyektor yang sesuai ekspektasi mas dan mbak inginkan. Perlu diketahui proyektor adalah barang yang sangat mudah rusak jika perawatannya tidak sesuai standart nya. Kadang saat membeli barang bekas khususnya barang elektronik seperti proyektor kita hanya melihat dari luarnya saja, padahal saat sudah kita pakai beberapa hari mulai muncul kerusakan kecil yang nantinya berlanjut lanjut. Untuk menghindari kerusakan saat kita pakai sebelum membeli mas dan mbak harus memperhatikan hal hal berikut :

 

  1. Segel masih terpasang rapi

Kenapa kita harus memperhatikan soal segel dalam membeli proyektor bekas ? Ini ditujukan agar kita tahu bahwa proyektor tersebut belum pernah dibuka dalamnya atau komponen didalamnya masih seperti saat pertama baru dibeli. Selanjutnya dengan masih terpasangnya segel kita bisa tahu bahwa proyektor tersebut belum pernah diservice dan mungkin komponen dalamnya belum sempat diganti sebelum kembali dijual bekas.

 

  1. Umur lampu proyektor

Perlu diketahui kenapa kita harus tahu berapa umur dari lampu proyektor bekas sebelum kita memutuskan untuk membelinya. Alasannya sungguh mudah, kita tahu bahwa fungsi proyektor berpusat pada pemancaran sinar, nah jika umur dari lampu proyektor sudah cukup tua atau sudah sering dipakai itu akan membuat kualitas brightness lampunya menurun jadi meredup. Beberapa tipe proyektor memiliki tingkat umur lampu yang bermacam – macam, biasanya sekitar 3000 jam. Mungkin mas dan mbak bisa memastikan sendiri saat melihat barang yang akan dibeli tipe nya apa dan umur lampunya berapa lama. Jika umur lampu sudah melebihi standar nya biasanya proyektor akan meredup sinarnya dan banyak juga yang mati. Maka dari itu penggantian lampu proyektor juga penting saat sudah melebihi standar umurnya. Jadi bisa dipikirkan terlebih dahulu saat ingin membeli proyektor bekas.

 

  1. Mencoba mengetes proyektor ditempat terang dan gelap

Mas dan mbak, jika memang pengen membeli proyektor bekas diusahakan mas dan mbak bisa mencobanya di tempat saat bertemu dengan penjual, hal ini diperlukan agar kita tahu bagaimana kualitas proyektor itu. Jika memungkinkan cobalah selama 20-30 menit karena disekitar itulah mesin proyektor mulai panas dan kita bisa memastikan bahwa proyektornya masih dalam kondisi prima atau tidak, mulai dari kipas lampu dan lensa nya. Saat mencoba pastikan sinar ditembakkan di background putih dan dalam keadaan gelap maupun terang agar kita bisa mengetahui ada perubahan warna atau tidak, jika ada sudah dipastikan proyektor tersebut sudah tidak layak dibeli.

 

  1. Tombol – tombol

Pastikan tombol – tombol masih berfungsi dengan baik, jika tombol di proyektor yang

akan anda beli sudah tidak resposive jika ditekan mungkin mas dan mbak harus mencoba mencari penjual yang lain karena tombol – tombol di proyektor sangat penting. Tetapi jika si penjual berdalih masih punya remot nya mas dan mbak tetap harus menolaknya karena jika tombol proyektor sudah mulai rusak bisa jadi komponen bagian dalam proyektor pun sudah mulai rusak.

 

  1. Port kabel

Mas dan mbak pasti tahu tentang port kabel, port kabel proyektor sangat penting seperti barang elektronik lainnya. Bisa mas dan mbak liat sendiri saat COD apakah port kabelnya masih bagus dan tidak berkarat. Jika port kabel proyektornya sudah mulai berkarat bisa dipastikan bahwa umur proyektor tersebut sudah sangat lama dan jika portnya sudah goyang mendingan mas dan mbak mengurungkan niat untuk membelinya karena terlalu beresiko bagi mas dan mbak.

 

  1. Body proyektor

Mas dan mbak selanjutnya harus memperhatikan tentang body proyektor yang akan dibeli. Pastikan body proyektor yang akan anda beli masih kuat dan rapat. Jangan sampai membeli proyektor yang body nya sudah mulai terbuka pada bagian sambungannya karena bisa jadi proyektor itu sudah sering dibuka body nya dan kita tidak tahu apakah pernah rusak atau bekas jatuh karena biasanya penjual sering menutupinya agar barang mereka laku. Tetapi bisa saja saat mas dan mbak membeli proyektor body nya masih rapi dan bagus tp ternyata dalamnya rusak, dalam khasus ini mas dan mbak harus lebih teliti dalam mengecek proyektornya dan menggali info dari penjualnya.

 

  1. Kabel dan kelengkapan lainnya

Karena proyektor menggunakan listrik sebagai daya untuk menghidupkannya pastikan kabel – kabel yang dibawa oleh penjual berfungsi dengan baik. Jika mas dan mbak sudah memastikan kabelnya berfungsi dengan baik pastikan juga bahwa tidak ada bagian kabel yang terbuka atau ditambal karena akan berbahaya saat dipakai. Alangkah baiknya jika penjual masih memiliki dus dan manual book proyektornya, itu akan mempermudah anda jika sudah membeli tapi kurang puas dengan spesifikasinya lalu mas dan mbak berkeinginan menjualnya lagi.

 

6.Penjagaan

Sebelum membeli barang elektronik bekas pastikan dulu pada penjual bagaimana perawatan barang tersebut sendiri karena jika tidak ditanyakan takutnya penjual merawat barangnya dengan asal – asalan sehingga tidak tahu apakah barangnya rusak atau tidak.

Mas dan mbak harus terus menggali info tentang itu, jika memang penjual menjelaskan secara meyakinkan mas dan mbak bisa menilai apakah barang di rawat dengan baik atau tidak. Karena jika tidak dirawat dengan baik bisa jadi saat mas dan mbak membeli lancar lancar saja saat dicoba tetapi 2 sampai 5 hari kedepan mulai muncul error yang tidak diinginkan. Bila penjual memang tahu bagaimana cara merawat proyektornya mungkin mas dan mbak bisa mencari info bagaimana cara merawat proyektor dengan benar dan jika penjual berkenan mas dan mbak bisa tanya tentang garansi jika nanti tiba – tiba proyektornya error. Kami mungkin bisa membantu sedikit tentang bagaimana caranya merawat dan menjaga proyektor dengan benar.

 

  1. Pemakaian

Mas dan mbak harus memperhatikan pemakaian proyektornya, karena banyak hal hal yang harus dihindari dalam memakai proyektor. Proyektor sendiri mudah panas mesinnya jika kita tidak memberi jeda dalam penggunaannya bisa menyebabkan proyektor overheat, jika memang digunakan 24 jam diusahakan untuk meletakkan proyektor ditempat yang dekat dengan sirkulasi udara karena bisa membantu proses pendinginan mesin proyektor dan membuat performa proyektor tetap baik. Dalam pemakaian proyektor diusahakan mas dan mbak meletak kannya diatas bidang yang yang datar dan terbuat dari besi atau benda apa saja yang dapat mendinginkan mesin proyektor, jika dibagian alas ditaruh kain atau penutup meja, maka proyektor akan cepat panas dan terjadi overheat seperti yang kami katakan tadi.

 

  1. Cara menghidupkan dan mematikan

Langkah pertama dalam menjaga proyektor agar tidak mudah rusak adalah dengan memperhatikan cara menghidupkan dan mematikannya, sepertinya sepele tapi jika selalu diulang – ulang dengan cara yang salah lama – lama akan merusak komponen dalam proyektor. Untuk cara menghidupkan, mas dan mbak terlebih dahulu harus memasang kabel vga baru memasang kabel power. Lalu untuk mematikannya tinggal tekan tombol on/off sampai ada notifikasi di layar lalu tekan tombol 1x lagi. Tunggu beberapa saat agar pendingin mendiningkan mesin pryektor, diharapkan jangan langsung mencabut kabel powernya, karena masih dalam masa pendinginan, tunggu beberapa menit sekiranya sudah cukup, baru di cabut kabel powernya. Karena memasukan proyektor dalam tas/box disarankan untuk menunggu proyektor dingin dahulu.

 

  1. Cara membersihkannya

Untuk pembersihan proyektor disarankan dilakukan secara berkala, bisa 1 minggu sekali sesuai kegunaan proyektornya. Bagian yang harus selalu dibersihkan adalah lensa proyektor dan sekitarnya, karena cara kerja proyektor berpusat pada pengeluaran cahaya maka lensa harus selalu dalam kondisi bersih dari kotoran. Selanjutnya adalah bagian fentilasi kipas, bagian ini harus selalu bersih dari kotoran jika tidak maka proses pendinginan mesin proyektor akan terganggu, gimana sih untuk membersihkan filter udara pada proyektor.

 

Sebenarnya mudah sih  cara merawat dan membersihkan filter udara proyektor. Bagian filter udara pada proyektor ada yang dibagian samping proyektor . untuk beberapa filter lama filter udara terdapat di bawah lensa. Dengan ini sangat memungkinkan filter pada dua tipe proyektor ini dapat dilepas dengan mudah.

 

Pertama lepas filter proyektor, kemudian bersihkan dengan menggunakan kuas yang lembut dan juga kering. Bisa juga dengan menggunakan kompresor dengan cara meyemprotkan udara pada filter udara tersebut. Hal ini bisa dilakukan setiap pemakaian pada 1000 jam.Terakhir bagian port nya, memang tidak seperti bagian yang lain tapi setidaknya jika memang sudah terlihat kotor bisa dibersihkan.

 

Itulah sedikit cara menjaga proyektor agar lebih awet, jika info kami kurang mungkin mas dan mbak bisa bertanya kepada penjual atau

 

7.Harga

Sebelum anda deal untuk membeli selalu perhatikan apakah harga itu wajar atau tidak. Biasanya kita kecolongan dengan harga nya, harusnya kita mencari info dulu tentang harga proyektor yang akan kita beli. Apakah dengan harga yang ditawarkan, proyektor yang akan kita beli mempunyai kualitas yang masih baik ? Coba untuk selalu membandingkan harga dari penjual yang lain terlebih dahulu. Sebagian besar orang-orang selalu ingin menggunakan barang dengan kualitas terjamin akan tetapi biasanya barang dengan kualitas wah pastinya memiliki harga yang terbilang mahal akan tetapi mas-mas dan mbaknya tidak peerlu khawatir karena ada beberapa proyektor yang diluncurkan memiliki harga yang terjangkau serta dengan kualitas yang tidak kalah dengan proyektor-proyektor mahal. Bisa di cek di mbak google hehe. Terkadang ada beberapa orang yang ingin membeli proyektor dengan kualitas yang bagus serta dengan brand yang sudah diakui kualitasnya. Ketika uang saku mas atau mbak nya belum tercukupi alternatife lainya itu kalian bisa membeli proyektor bekas dengan brand yang wah, spesifikasi yang memadai tetapi dengan harga yang terbilang murah ya secara namanya juga barang bekas hahah. Eh tapi jangan remehin ni haha membeli proyektor bekas juga terbilang aman asalkan memperhatikan beberapa komponen penting ketika membeli proyektor bekas diantara penggunaan lampunya serta spesifikasi proyektor yang akan mas atau mbaknya beli.

8.Kesesuaian

Sebelum membeli proyektor sebaiknya mas dan mbak harus tahu tentang brand brand proyektor dan tipenya. Jangan asal pilih saja tetapi tidak tahu kelebihan dan kekurangannya apa, karena setiap brand mempunyai fitur sendiri walaupun tipenya hampir mirip dengan yang lain. Untuk pemula yang belum mengerti lebih jauh tentang proyektor disarankan untuk membeli proyektor yang dikeluarkan oleh Epson, karena untuk pemakaiannya lebih mudah dan fiturnya mudah dipahami bagi yang masih awam soal proyektor. Mas dan mbak juga harus menentukan proyektor itu dipakai untuk apa sehingga bisa menyesuaikan dengan proyektor yang akan dibeli, contoh saja mas dan mbak butuh proyektor untuk keperluan di kantor maka baiknya mas dan mbak membeli proyektor yang standar saja. Jika tidak tahu proyektor standar yang seperti apa itu mudah saja proyektor yang memiliki Lumens 2000 – 3500 masih bisa dikategorikan sebagai proyektor standar, dan proyektor yang memiliki lumens diatas itu biasanya dipakai untuk keperluan tertentu seperti event dll. Nah setelah itu mungkin mas dan mbak juga harus menyesuaikan pembelian dengan budget yang ada, karena ada tipe proyektor yang sama tetapi harganya beda karena fitur yang ditawarkan berbeda. Pilihlah yang benar benar pas untuk penggunaan mas dan mbak.

 

9.kelebihan

 

Saya rasa untuk poin yang satu ini, mas-mas dan mbak-mbak sudah sangat dengan jelas bahwa ketika membeli suatu barang hal yang harus diperhatikan yaitu kelebihan dari barang yang akan kita akan beli. Sama kaya kita memilih cewek, kita juga harus memperhatikan kelebihan dari cewek tersebut entah kelebihannya itu berupa ceweknya cantik, aduhai dan kaya haha. Kalau yang aduhai ma boleh-boleh aja tapi jangan sampai ceweknya menghabiskan banyak duit haha. Kita balik ke topik, untuk kelebihan dari suatu barang yang akan mas atau mbaknya beli biasanya dilihat dari spesifikasi yang ditawarkan. Misalnya seberapa besar lumens yang ditawarkan, berapa jam maksimal proyektor tersebut bisa digunakan serta fitur-fitur yang ditawarkan seperti bluetooth, internet serta fitur-fitur lainnya. Keunggulan dari proyektor bisa dilihat dari spesifikasi ataupun fitur-fitur yang disediakan untuk memanjakan para penggunanya. Selain itu tidak hanya dalam bentuk spesifikasi, salah satu kelebihan yang perlu diperhatikan yaitu desain yang ditawarkan proyektor yang akan kita beli. Saya rasa desain dari sebuah proyektor akan membuat nilai dari proyektor tersebut semakin wah jika memiliki desain yang menawan.

 

10.kelemahan

 

Setiap kali membeli barang kita tidak hanya melihat kelebihan dari barang yang akan dibeli pastinya kekurangannya juga harus diperhatikan. Ya sama kaya milih cewek jangan cuman lihat kelebihannya tapi juga harus kekurangannya, tapi kalau masalah ini jangan terlalu diperhatikan takutnya malah nggak laku-laku hah khususnya buat jomblo-jomblo karena buat jomblo-jomblo apalagi yang sudah tingkat ngenes yang kalian butuhin itu cuman satu yaitu yang mau sama kalian haha. Kembali ke laptop, dalam hal membeli proyektor kekurang pastinya harus diperhatikan sebagai perbandingan kalau proyektor yang akan dibeli itu memang layak. Akan tetapi setiap proyektor pastinya memiliki kekurangan entah dari segi lumensnya ataupun fitur-fitur yang ditawarkan. Dalam hal ini, mas-mas dan mbak bisa membandingkan dengan proyektor lain, misalnya jika proyektor yang dibeli memiliki keunggulan yang lebih dominan ketimbang kekurangannya saya rasa mas-mas atau mbak-mbaknya tidak perlu khawatir untuk membelinya karena suatu barang tidak ada yang sempurna, kesempurnaan hanyalah milik tuhan hehe.

 

Jadi seperti itu mbak dan mas, semoga artikel ini bermanfaat bagi mas dan mbak, dan jika masih ada keraguan untuk membeli proyektor, bisa saja mas dan mbak mencari jasa persewaan proyektor, kalau mas dan mbak tinggal di area perkotaan pastinya banyak sekali penawar jasa sewa proyektor. Itu mungkin bisa menjadi solusi buat mas dan mbak yang masih ragu untuk membeli proyektor.

 

Please rate this

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatApps