Penggunaan Flip Chart | Bagaimana cara menggunakan flip chart secara efektif sebagai alat pendukung presentasi kita? Flip chart masih jarang terdengar oleh beberapa orang, sehingga keberadaan flipchart masih jarang digunakan. Padahal penggunaan flip chart ini cukup efektif. Efektif dimaksudkan flip chart dapat digunakan sebagai penyalur informasi kepada audiens dengan lebih detail. Penyajian informasi dalam presentasi tersebut dapat berupa bagan, denah, skema, gambar – gambar, diagram, angka dan lain sebagainya.

Tentunya penggunaan sebuah flip chart harus memberikan kemudahan dalam memahami isi yang disampaikan. Jangan sampai penyampaian informasi justru membuat audiens semakin bingung dan menimbulkan miss komunikasi.

Bagaimana Cara Menggunakan Flip Chart yang Benar?

Sebenarnya, penggunaan alat ini tidak perlu ilmu khusus bahkan tenaga ahli untuk menggunakannya. Ada cara-cara sederhana yang dapat digunakan untuk memudahkan penyederhanaan informasi sehingga lebih mudah diterima oleh audiens. Nah berikut ini tips dalam menggunakan flip chart secara efektif dan benar :

Tentukan jumlah kertas yang dibutuhkan

Siapkan kertas sesuai dengan kebutuhan Anda saat presentasi. Jangan sampai kehabisan kertas saat presentasi tengah berlangsung, sebab hal tersebut bisa berakibat mengganggu kelancaran presentasi anda. 

Mempersiapkan tulisan, baik sebagian maupun keseluruhan

Untuk menghemat waktu dan tenaga, anda dapat menulis keseluruhan alur informasi anda di keseluruhan kertas. Maka saat presentasi berlangsung, anda hanya tinggal membalik kertas dan menjelaskan apa yang sudah tertera di flip chart.

Gunakan pensil untuk penanda

Jika materi yang disampaikan cukup banyak, maka anda dapat menuliskan materi secara singkat di sisi pojok kertas flip chart dengan pensil. Hal ini dilakukan sebagai alat bantu anda dalam menyampaikan informasi jika terjadi kelupaan. 

Gunakan warna kontras untuk tulisan / gambar

Tulisan atau gambar yang akan ditulis di kertas flip chart, sebaiknya berwarna terang dan kontras agar audiens dapat lebih jelas dalam melihat serta memahami isi dari materi. Menggunakan warna yang kontras juga bisa membuat tulisan atau gambar menjadi lebih menarik.

Tulisan mudah dibaca oleh audiens

Tulisannya harus jelas (besar) dan rapi supaya dapat terbaca oleh audiens.

Jangan menulis sambil berbicara

Disaat pemateri sedang menulis, sebaiknya jangan dibarengi dengan berbicara, sebab hal tersebut dapat memecah fokus atau konsentrasi para audiens.

Selain Flip Chart, Peralatan Apa Lagi yang Dapat digunakan Sebagai Pelengkap Presentasi?

Flip chart merupakan salah satu dari sekian banyak alat pendukung atau alat bantu presentasi sebagai pendamping proyektor. Flip chart digunakan sebagai alat peraga yang fleksibel yang mana kita dapat memberikan goresan maupun coretan berupa catatan sebagai bentuk penekanan. Namun, dewasa ini penggunaan akan flipchart sudah banyak digantikan dengan media yang lebih modern lagi.

Selain flip chart, alat bantu presentasi lainnya yang juga berpengaruh terhadap kelancaran sebuah presentasi adalah pointer. Pointer merupakan suatu alat penunjuk modern dengan teknologi laser. Jika zaman dahulu kita menggunakan tongkat penunjuk, maka di jaman yang serba digital ini tentu penggunaan tongkat seperti itu sudah tidak kredibel lagi untuk digunakan.

Selain memberikan kesan elegan, penggunaan pointer juga memberikan kemudahan dalam pengoperasiannya. Hal ini tentu dibuktikan dengan kemampuan laser yang dimilikinya. Dimana kita dapat menunjuk point tertentu dalam power point meski dalam jarak yang cukup jauh. Sehingga kita lebih fleksibel dalam melakukan suatu presentasi dengan style yang tidak monoton.

Demikianlah tips sederhana “Bagaimana cara menggunakan flip chart yang benar.” Semoga bermanfaat.